Cara bikin silase pakan domba menjadi teknik penting untuk menjaga ketersediaan pakan bergizi saat musim kemarau. Peternak memanfaatkan fermentasi anaerob untuk mengawetkan hijauan sehingga kualitas nutrisi tetap stabil. Dengan langkah yang tepat, peternak mampu menyediakan pakan hemat, praktis, dan mudah disimpan dalam jangka panjang.
Cara silase pakan domba bekerja melalui proses pembentukan asam laktat yang menjaga pakan tetap segar. Fermentasi ini membuat serat lebih mudah dicerna sehingga domba menyerap nutrisi secara maksimal. Selain itu, metode ini membantu mengurangi ketergantungan pada pakan komersial yang harganya semakin meningkat dari tahun ke tahun.
Bahan-Bahan untuk Cara Bikin Silase Pakan Domba
Peternak memilih hijauan dengan kadar air 60–70% agar fermentasi berjalan optimal. Rumput gajah atau odot memberikan serat berkualitas yang mudah difermentasi. Tanaman jagung muda menyediakan energi yang cukup untuk pembentukan asam laktat.
Daun singkong, gamal, dan jerami padi juga bisa dipakai sebagai bahan tambahan. Molase tetap menjadi elemen penting karena menyediakan sumber gula bagi bakteri fermentasi. Jika tersedia, starter bakteri asam laktat mampu mempercepat proses pengawetan.
Langkah-Langkah Cara Bikin Silase Pakan Domba
1. Pemanenan Bahan Baku untuk Cara Bikin Silase Pakan Domba
Peternak memanen hijauan pada usia tanaman mendekati berbunga agar kandungan nutrisinya maksimal. Hijauan yang terlalu tua membuat lignin tinggi sehingga sulit dicerna. Panen pada waktu yang tepat menentukan kualitas silase yang dihasilkan.
2. Pencacahan dan Pemotongan sebagai Cara Bikin Silase Pakan Domba
Peternak mencacah bahan sepanjang 2–5 cm untuk memudahkan pemadatan dan fermentasi. Pemotongan yang merata membantu bakteri bekerja lebih efektif. Selain itu, ukuran kecil membuat silase lebih mudah dikonsumsi domba.
3. Pencampuran Bahan Tambahan
Molase sebanyak 3–5% dari berat bahan dicampurkan secara merata agar proses fermentasi berjalan baik. Peternak kemudian mengaduk seluruh bahan hingga tercampur sempurna. Sumber gula dari molase mempercepat pertumbuhan bakteri yang mengawetkan pakan.
4. Pengisian ke Wadah Silase
Bahan dimasukkan ke tong, silo, atau karung plastik tebal secara bertahap sambil dipadatkan. Pemadatan bertujuan mengeluarkan udara agar fermentasi anaerob terjadi. Wadah yang bersih dan kuat membantu mencegah terjadinya kebocoran udara.
5. Penutupan Rapat dan Fermentasi
Setelah wadah penuh, peternak menutupnya rapat menggunakan plastik tebal. Fermentasi berjalan selama 21–30 hari tanpa gangguan udara. Metode ini memungkinkan pakan terjaga dengan baik dalam jangka panjang.
6. Pemeriksaan Hasil Silase
Silase berkualitas memiliki aroma asam segar seperti tape dan tidak berjamur. Warnanya kecokelatan hingga kehijauan dan terasa lembut saat diremas. Ciri-ciri ini menunjukkan fermentasi berhasil dan aman diberikan pada domba.
Manfaat Silase untuk Ternak
Silase memberikan tekstur lembut dan aroma khas yang disukai domba. Proses fermentasi menjaga energi dan protein sehingga ternak tumbuh optimal. Peternak juga menghemat biaya pakan karena silase tahan berbulan-bulan.
Manajemen pakan menjadi lebih mudah karena peternak tidak bergantung pada hijauan segar setiap hari. Selain itu, silase membantu menjaga kondisi tubuh domba saat musim kemarau. Kualitas nutrisi yang stabil berperan besar dalam meningkatkan produksi daging dan kesehatan ternak.
Tips Sukses Membuat Silase
Gunakan bahan yang masih segar dan hindari tanaman yang layu atau membusuk. Peternak menjaga kebersihan wadah untuk menekan risiko jamur. Pastikan kadar air bahan tidak berlebihan agar fermentasi tidak gagal.
Tempatkan silase di lokasi yang teduh dan kering agar kualitas tetap terjaga. Peternak dapat membuat silase dalam jumlah besar sebagai persediaan pakan. Dengan langkah yang tepat, silase menjadi solusi pakan jangka panjang yang efisien.
Kesimpulan
Cara bikin silase pakan domba terbukti efektif untuk menjaga ketersediaan pakan sepanjang tahun. Dengan bahan lokal yang mudah ditemukan, peternak dapat menghemat biaya dan meningkatkan produktivitas ternak. Teknik sederhana namun hasilnya maksimal ini membuat silase menjadi pilihan terbaik bagi usaha peternakan modern.
Metode ini juga membantu menjaga kualitas nutrisi rumput sehingga domba tetap mendapatkan asupan yang stabil meski musim berganti. Selain itu, proses fermentasi menghasilkan aroma yang lebih harum dan tekstur yang lebih lembut sehingga domba lebih lahap saat menyantapnya.



